You need to enable javaScript to run this app.

MAN 1 Aceh Barat Terima Siswa Baru

MAN 1 Aceh Barat Terima Siswa Baru

Proses penerimaan siswa baru

BASAJAN.NET, Meulaboh  – Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 1 Aceh Barat kembali membuka kesempatan bagi calon siswa baru yang ingin menjadi siswa pada madrasah tersebut. Hal tersebut dilakukan melalui Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun pelajaran 2020/2021.

Kepala MAN 1 Aceh Barat, Cut Aswadi mengatakan, calon peserta didik dapat melakukan pendaftaran secara online melalui website http://man1acehbarat.sch.id/ pada 11-20 Mei 2020.

 “Calon peserta didik dapat mengisi biodata melalui website resmi MAN 1 Aceh Barat,” jelas Cut Aswadi, Kamis 14 Mei 2020.

Ia menambahkan, selain pendaftaran secara online, pihaknya juga membuka pendaftaran secara offline yang dilaksanakan pada tanggal 2-4 Juni 2020 di MAN 1 Aceh Barat.

Cut Aswadi menjelaskan, untuk menjadi calon siswa MAN 1 Aceh Barat, harus memenuhi standar persyaratan yang telah ditentukan, yaitu memiliki ijazah/surat keterangan lulus/surat telah mengikuti ujian akhir sekolah/madrasah, serta memiliki nilai rata-rata minimal 75 pada semester ganjil dan genap kelas VIII dan nilai semester ganjil kelas IX dengan memperlihatkan rapor asli.

Selain itu, peserta didik yang melakukan pendaftaran secara online juga harus melakukan verifikasi berkas asli pada tanggal 2-4 Juni 2020 dengan menyerahkan surat keterangan telah mengikuti ujian akhir sekolah/madrasah, pas foto 3×4 cm dan 2×3 cm, masing-masing satu lembar, serta membawa rapor SMP/MTs asli untuk diverifikasi.

“Yang mendaftar secara offline juga harus menyerahkan bahan yang sama, serta mengisi biodata yang diberikan oleh panitia penerimaan,” tambahnya.

Cut Aswadi menambahkan, siswa yang lulus administrasi, nantinya akan mengikuti tes secara online dengan menggunakan laptop/android dengan paket internet yang disediakan oleh masing-masing peserta pada tanggal 6 Juni 2020.

Bagikan artikel ini:

Beri Komentar

H. Cut Aswadi, S.Ag, M.Pd.

- Kepala Sekolah -

Dalam lagu kebangsaan Indonesia Raya ditegaskan, “Bangunlah jiwanya, bangunlah badannya, untuk Indonesia Raya.” Pembangunan jiwa disebut lebih dulu daripada pembangunan…

Berlangganan